Interview Kerja

7 Tips Berpakaian saat Interview Kerja yang Mengesankan

Wanite menggunakan pakaian kerja

Sebelum bisa mendapatkan pekerjaan impian, kamu perlu melalui proses interview kerja terlebih dahulu. Ada banyak persiapan yang perlu kamu lakukan supaya kamu bisa memberi kesan yang baik dan pihak HRD jadi tertarik merekrut kamu sebagai karyawan. Salah satunya, kamu perlu mempersiapkan outfit interview kerja. Nah, bagaimana tips memilih outfit untuk interview kerja? Yuk, baca secara lengkap pada artikel ini.

Pakaian Seperti Apa yang Perlu Dipakai saat Interview Kerja?

Ketika bertemu orang baru, apa yang pertama kali kamu perhatikan? Ya, penampilan. Hal yang sama juga dilakukan oleh HRD, lho. Saat bertemu dengan kandidat pelamar kerja pada sesi interview kerja, perhatian HRD pertama kali pasti tertuju pada cara berpakaian pelamar kerja. Berikut ini tips berpakaian saat interview kerja yang bisa jadi inspirasi kamu.

1.   Cari Tahu Dress Code Perusahaan

Setiap perusahaan punya budaya kerja masing-masing, mulai dari cara dan sistem kerja hingga dress code yang wajib digunakan karyawan. Bahkan ada perusahaan yang menyediakan seragam khusus bagi seluruh karyawan. Nah, sebelum menghadiri wawancara kerja, kamu harus mencari tahu dulu. Pakaian kerja seperti apa yang biasanya digunakan oleh karyawan di perusahaan tempat kamu melamar kerja.

Jika kamu melamar kerja di bank, firma hukum, atau perusahaan dengan budaya kerja formal lainnya, tentu kamu harus mengenakan pakaian formal saat interview kerja. Pakaian formal untuk pria, misalnya celana kain, kemeja, jas, dasi, dan sepatu pantofel. Sementara pakaian formal untuk perempuan, misalnya rok sebatas lutut, kemeja, blazer, dan sedikit aksesoris, seperti kalung atau jam tangan. Selain itu, pastikan mengenakan sepatu yang menutup seluruh bagian kaki.

Sementara jika kamu akan interview kerja di perusahaan startup atau jenis perusahaan di bidang kreatif lainnya, kamu bisa memilih outfit interview kerja yang lebih kasual, tampil modis sesuai kultur perusahaan, namun tetap rapi. Misalnya, kamu bisa mengenakan dress batik yang dipadupadan dengan blazer, atau untuk laki-laki bisa mengenakan t-shirt kasual yang dipadukan dengan blazer dan celana pipa, lengkap dengan sepatu kanvas trendi.

2.   Coba Dulu Pakaian di Depan Cermin

Pakaian yang tepat bisa menambah rasa percaya diri saat menjawab pertanyaan interview kerja. Sayangnya, pakaian yang terlihat bagus saat dipajang di toko atau ketika dikenakan orang lain, belum tentu cocok saat kamu kenakan. Itu sebabnya, ketika sedang memilih outfit yang mau dikenakan, kamu perlu mencoba dulu pakaiannya secara lengkap dan lihat tampilan keseluruhan dari diri kamu di depan cermin. Lebih bagus lagi, jika kamu berdiri di depan cermin yang memantulkan diri kamu dari ujung kepala hingga ujung kaki. Cara ini bisa membantu kamu memastikan kalau outfit untuk menghadiri wawancara kerja yang kamu pilih memang membuat penampilan kamu jadi lebih mengesankan.

3.   Sesuaikan dengan Gaya Personal

Gaya berbusana tiap orang itu berbeda. Adakalanya, busana kerja terlihat menarik ketika dikenakan orang lain, tetapi ketika kamu mengenakan pakaian yang sama malah tidak cocok. Pakaian yang tidak sesuai dengan kepribadian kamu, bisa menimbulkan rasa tidak nyaman atau malah menurunkan kepercayaan diri. Untuk itu, kamu perlu menyesuaikan gaya berbusana perusahaan dengan gaya personal diri kamu sendiri.

Jadi, ketika kamu mendapatkan informasi kalau karyawan di perusahaan tempat kamu melamar kerja ternyata wajib mengenakan busana kerja formal, kamu bisa juga mengenakan outfit bergaya formal yang telah disesuaikan dengan gaya personal. Misalnya, kamu mengenakan kemeja polos lengan sebatas siku, yang dipadukan celana panjang kain berikat pinggang tali.

4.   Pastikan Pakaian Siap Beberapa Hari Sebelum Interview

Dokumen lamaran kerja sudah siap. Kamu juga sudah mempelajari profil dan budaya kerja perusahaan. Bahkan, kamu sudah tahu pakaian kerja yang biasa dikenakan karyawan perusahaan tersebut. Sekarang giliran kamu mempersiapkan diri. Usahakan, kamu sudah mempersiapkan outfit interview kerja yang mau kamu kenakan beberapa hari sebelum interview kerja dilakukan. Tujuannya, supaya kamu bisa memaksimalkan penampilan tanpa harus terburu-buru.

Jadi, beberapa hari sebelum waktu wawancara kerja, siapkan pakaian kerja, yang meliputi:

  • Pakaian lengkap, atasan dan bawahan, sudah disetrika rapi, wangi, dan bersih.
  • Sepatu yang mau digunakan sudah disemir dan terlihat mengkilap.
  • Rambut sudah dipotong atau dirapikan.
  • Aksesoris yang mau dikenakan, sudah dipilih dan dipisahkan, seperti ikat pinggang, dasi, jam tangan, maupun tas kerja.
  • Untuk wanita, sebaiknya sudah mencoba tampilan make-up untuk hari interview.

5.   Siapkan Pakaian Interview di Malam Sebelumnya

Pada malam sebelum interview kerja, periksa kembali kelengkapan dokumen. Gantung juga pakaian yang mau kamu kenakan sehingga keesokan harinya kamu tinggal pakai. Jika masih belum yakin, kamu bisa mencoba sekali lagi mengenakan outfit interview kerja yang sudah kamu siapkan, untuk memastikan penampilan kamu bisa mengesankan HRD atau pewawancara kerja. Kalau sudah yakin, beristirahatlah segera supaya kamu bisa bangun esok hari dengan tubuh dan pikiran yang segar.

6.   Tetap Maksimal meskipun Interview Online

Pada umumnya, interview kerja dilakukan secara tatap muka dan kamu harus hadir di tempat interview yang ditentukan. Namun di era digital seperti sekarang, tak menutup kemungkinan interview dilakukan secara online demi menghemat waktu dan tenaga.

Walaupun interview dilakukan secara online dan kamu tidak perlu bertemu secara langsung dengan pewawancara, tetap saja kamu harus memperhatikan penampilan. Untuk itu, lakukan 5 poin di atas demi memaksimalkan penampilan kamu saat melakukan interview online, ya.

7.   Lengkapi dengan Persiapan Sesi Interview yang Matang

Selain mempersiapkan penampilan dengan maksimal, jangan lupa melakukan persiapan sesi interview secara matang, seperti:

  • Periksa kembali seluruh kelengkapan dokumen lamaran kerja yang dibutuhkan, mulai dari cover letter, CV, resume, sertifikat, ijazah, foto lamaran kerja, dan sebagainya.
  • Pelajari kembali catatan mengenai profil perusahaan, visi dan misi perusahaan, industri dan produk, serta hal lain terkait pengetahuan kamu mengenai perusahaan.
  • Pastikan kamu sudah mempelajari berbagai jenis pertanyaan yang biasanya diajukan saat interview kerja serta sudah mempersiapkan jawabannya.
  • Jangan lupa siapkan alat tulis di tas yang mau kamu bawa, sehingga saat membutuhkannya kamu tak perlu kebingungan lagi.

Contoh Pakaian Interview Kerja

1.   Kasual

Jika perusahaan yang kamu lamar bergerak di bidang kreatif atau startup dengan budaya kerja yang sedikit lebih santai, kamu bisa mengenakan outfit interview kerja yang kasual. Misalnya, mengenakan kemeja yang dipadukan dengan celana chino. Dengan penampilan seperti ini, kamu akan merasa nyaman karena bisa menjadi diri sendiri, tampil lebih percaya diri, dan meninggalkan kesan kuat sebagai pribadi energik dan penuh semangat.

Pakaian kerja kasual

2.  Kasual Bisnis

Inspirasi outfit interview kerja selanjutnya yang bisa kamu kenakan saat menghadiri sesi wawancara kerja, misalnya mengenakan kemeja polos yang dikombinasikan dengan blazer, celana panjang corduroy atau jenis celana panjang lain yang longgar. Kemudian, kenakan sepatu semi formal, seperti sneaker polos. Untuk wanita, kamu bisa mengenakan blouse yang dipadukan dengan cardigan atau blazer. Bawahannya bisa celana pipa yang pas dikaki dengan ikat pinggang sewarna atau rok berbentuk A line. Sepatunya bisa mengenakan high heels, wedges, atau flat shoes.

Pakaian kerja kasual bisnis

3.   Formal

Jika busana kerja yang diterapkan perusahaan lebih ke busana formal, mau tidak mau kamu perlu mengenakan jenis pakaian ini saat interview kerja. Beberapa ciri pakaian yang termasuk formal, di antaranya:

  • Mengenakan kemeja, bisa berbahan sifon, katun, sutra dan sebagainya. Pilih kemeja polos. Jika ingin mengenakan kemeja bermotif, pilih motif yang sederhana dan tidak terlalu ramai.
  • Agar outfit untuk interview yang kamu kenakan memberikan kesan formal, tambahkan jas, blazer atau cardigan. Kamu bisa memilih warna netral, seperti biru tua, abu-abu, putih atau hitam.
  • Untuk bawahan pria, sudah pasti mengenakan celana panjang. Sedangkan untuk wanita bisa mengenakan celana panjang atau rok.
  • Kenakan sepatu yang bisa menutup seluruh bagian kaki.

Pakaian kerja formal

Pakaian yang Perlu Dihindari

Sesi interview kerja merupakan tahap penentuan, apakah kamu akan diterima bekerja atau tidak. Agar peluang untuk mendapatkan pekerjaan impian terbuka lebar, sebaiknya hindari mengenakan beberapa jenis pakaian berikut ini:

1.   Pakaian Terlalu Besar

Hindari mengenakan pakaian terlalu besar hingga tampak kedodoran. Ini malah membuat kamu meninggalkan kesan berantakan dan kurang persiapan dalam menghadapi sesi interview kerja. Hal yang sama juga berlaku untuk penggunaan tas dengan ukuran yang terlalu besar.

2.   Pakaian yang Terbuka

Biasanya, wanita senang kalau bisa menarik perhatian seseorang. Tetapi untuk menghadapi interview kerja, sebaiknya jangan sampai kamu menarik perhatian rekruter dengan cara yang salah. Misalnya, mengenakan pakaian yang terlalu terbuka.

Untuk itu, usahakan agar tidak mengenakan atasan dengan bagian leher terlalu rendah, rok yang terlalu pendek, atau jenis pakaian lainnya yang terlalu terbuka. Bukannya terlihat seksi, mengenakan pakaian terlalu terbuka seperti ini malah memberi kesan kamu tidak profesional.

Begitu pula bagi pria, hindari mengenakan pakaian fit-body yang terlalu ketat. Bukannya memberi kesan atau membuat HRD tertarik, kamu malah akan dianggap tidak tahu cara berpakaian yang baik.

3.   Pakaian yang Mencolok

Memilih pakaian sesuai dengan jabatan dan posisi yang kamu lamar sudah tentu menjadi hal penting. Untuk pekerjaan yang menuntut profesionalitas, kamu perlu mengenakan pakaian yang smart-casual atau semi formal dengan warna-warna yang tidak mencolok. Karena pakaian yang terlalu mencolok bisa membuat perhatian HRD jadi terganggu saat melihat kamu.

Sementara jika posisi atau pekerjaan yang kamu lamar menuntut sisi kreatif, kamu bisa menggunakan pakaian kasual yang bebas, rapi, dan menonjolkan sisi terbaik dari diri kamu. Namun ingat, tetap tidak menggunakan pakaian dengan motif terlalu ramai atau warna-warna neon yang bikin pusing orang yang melihatnya.

4.   Memakai Aksesoris Berlebihan

Terkait penggunaan aksesoris, boleh saja menggunakan aksesoris untuk melengkapi penampilan, misalnya cincin, jam tangan, atau kalung. Prinsipnya, aksesoris yang kamu gunakan tetap sederhana, namun membuat penampilan kamu jadi lebih menarik dan berkelas.

Hindari menampilkan sisi eksentrik dari diri kamu saat menghadiri sesi wawancara, misalnya anting di hidung atau di alis. Di beberapa perusahaan bahkan menghindari kandidat yang di tubuhnya penuh tato.

Untuk wanita, usahakan menjaga penampilan tetap alami dan mengenakan make-up yang natural. Jika menggunakan tas, pilih tas yang sesuai dengan warna pakaian dan tidak terlalu besar. Sementara untuk pria, potong rambut jika perlu agar tidak berantakan, dan sisir rambut agar rapi.

 

Sekarang, kamu sudah mengerti kan, apa saja yang sebaiknya kamu kenakan saat sesi interview nanti. Yuk, pelajari lagi daftar pertanyaan yang umumnya akan ditanyakan saat interview. Simak artikel berikut ini: 25 Pertanyaan Interview Kerja dan Cara Tepat Menjawabnya